Jangan menyiksa diri dengan memikirkan segala hal dipikiran kita yang sempit ini. Letakkan dulu dari pikiran kita apapun yang tak bisa kita jangkau. Turunkan dari pikiran kita apapun yang jika semakin kita pikirkan semakin memunculkan rasa khawatir.
Tidak setiap keadaan harus diselesaikan dengan dipikir.. Bahkan terkadang, ada beberapa keadaan yang bisa selesai sambil ditinggal dzikir..
Nabi Yunus Alaihissallam misalnya, Dimakan ikan, ditinggal dzikir.. Alhamdulillah malah selamat.
Nabi Musa alaihissallam ketika lapar ditinggal doa.. Alhamdulillah malah dapat pekerjaan plus dapat istri.
Maka sudahlah.. Kita tidak perlu merasa bisa memikirkan semua hal. Ingat. Allah lebih besar dari semua masalah kita. Allah lebih besar dari semua persoalan kita. Allah lebih besar dari semua keluh kesah kita. Bahkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala lebih besar dari seluruh dosa dan kesalahan hamba Nya.
Di hadapan Allah.. kita semua amat sangat kecil. Kita tidak perlu pusinh memikirkan apa yang tidak sanggup kita pikirkan. Serahkan ke Allah apapun yang tak lagi bisa kita tanggung.. Allah tidak meminta kita menyelesaikan persoalan. Allah justru meminta kita mengandalkanNya untuk menghadapi setiap persoalan.
حسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ
“Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung.” (QS. Ali ‘Imran: 173)
Dan tidak ada kebutuhan kita yang paling tinggi kecuali butuh kepada Allah dan kasih sayangNya.
ياَ يُّهَا النَّا سُ اَنْتُمُ الْفُقَرَآءُ اِلَى اللّٰهِ ۚ وَا للّٰهُ هُوَ الْغَنِيُّ الْحَمِيْدُ .
“Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu), Maha Terpuji.” (QS. Fatir 35: Ayat 15)
Karenanya..
Jangan banyak pikiran yang hanya akan menyusahkan diri sendiri, dengan terlalu banyak memikirkan hal-hal yang berada di luar kekuasaan kita.
Meski hari ini nampaknya buruk.. belum tentu esok juga demikian. Meski hari ini nampaknya berat.. Allah selalu punya cara untuk membuat masa depan hambaNya tetap indah dan mulia.
Barakallahu fiikum,, semoga bermanfaat
Disampaikan Oleh : Al-Ustadz Sartono




Leave a reply