Semua tindakan kita yang baik maupun buruk muncul dari dorongan hati, kalau hati kita baik tentu hasil dari yang kita keluarkan akan baik, tetapi kalau hati kita tidak baik semua amal yang kita lakukan hasilnya juga tidak baik. Di hadapan manusia maupun Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda ;
إِنَّ اللّٰهَ لاَ يَنْظُرُ إِلَى أَخْسَادِكُمْ وَ لَا إِلَى صُوَرِكَمْ وَ لَكِنْ يَنْظُرُ اٍِلَى قُلُوْبِكـُمْ وَاَشَارَ بِأَصَابِعِهِ إِلَى صَدْرِهِ(رواه: مسلم)
“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada jasad-jasad kalian dan bentuk tubuh kalian, akan tetapi melihat kepada hati- hati Kalian (sambil beliau menunjuk jarinya kedadanya).” (HR Muslim)
Berdasarkan hadist tersebut, bahwasanya Allah SWT melihat kebaikan umat Nabi Muhammad dari hatinya bukan penampilanya. Disamping itu kita juga jangan meninggalkan jasad lahiriyah kita..
Sebabnya menjaga keindahan batin (hati) dan keselamatan hati adalah Dasar amalan kita, dan keberuntungan kita di dunia dan akhirat kelak.
Mari kita ingat pesan orang tua. Pasti Ada kata “HATI – HATI” dari situlah kita diusahakan selau menjaga Hati kita,,
Menjaga hati adalah perkara yang besar kedudukanya pun sangat mulia. Allah SWT menurunkan Ayat -ayatnya untung memperbaiki hati,
قالى الله تعالى: يَاأَيُّهَا النَاسُ قَدْ خَاءَتْكُمْ مَوعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَاءٌلِمَا فِى الصُدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ
“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit( yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang- orang yang beriman.” (Q.S Yunus:57)
Dari uraian ini marilah kita selalu berusaha untuk menjaga hati kita supya bersih, baik dan sabar.
Semoga Allah meridhoi seluruh amal shalih kita, aamiin ya Rabbal aalamin..
Disampaikan Oleh : Al-Ustadz Sartono




Leave a reply