لا تَحْتَقِرْ مِسْكِيْنًا وَكُنْ لَهُ مُعِيْناً
Jangan menghina orang miskin tetapi jadilah penolong baginya
Jadilah Penolong Bagi Orang Miskin
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَى أَن يَكُونُوا خَيْراً مِّنْهُمْ
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum merendahkan kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang direndahkan) lebih baik dari mereka (yang merendahkan)…” (QS. Al- Hujurat: 11)
Yakni, jangan merendahkan orang atau kaum tertentu. Meremehkan dan memandang hina orang lain termasuk kesombongan.
Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan masuk surga orang yang didalam hatinya terdapat sebutir debu dari kesombongan.”
(HR. Muslim)
Kesombongan, walau hanya sebesar butir debu, akan menghalangi orang untuk masuk ke dalam surga Rasulullah SAW bersabda,
“Kesombongan itu menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.”
Menghina dan meremehkan orang lain adalah tindakan zalim dan dosa. Jika anda meremehkan orang lain, maka pahala kebaikan anda akan hilang dan anda akan mendapatkan murka Allah.
Apabila kita ingin membantu atau menolong orang yang kesulitan secara ekonomi, baik itu fakir, miskin, anak yatim, jompo/lansia, penyandang cacat, dan lain sebagainya, kita harus melakukannya dengan cara yang baik dan mendidik. Walaupun memberi uang kontan kepada orang yang membutuhkan memang tidak ada salahnya, namun akan lebih baik lagi jika kita memberinya sesuatu yang berguna agar bisa berubah menjadi lebih baik.
Ibarat kata kita lebih baik berikan dia pancing daripada memberi ikan, supaya bisa mencari ikan sendiri untuk kebutuhannya sehari-hari.
Berikut ini adalah cara yang baik dan benar yang bisa kita lakukan untuk menolong fakir miskin yang tidak mampu secara ekonomi:
– Berikan Pekerjaan yang Layak
Jika kita ahli di bidang usaha, jadilah pembimbing sekaligus pemodal bagi orang yang menganggur serta orang yang serba kekurangani walaupun sudah bekerja keras. Berikan mereka pekerjaan ataupun modal untuk mengembangkan usaha yang telah dimilikinya. Jangan kemudian dilepas begitu saja, namun terus menerus dikontrol dan dibimbing agar usahanya bisa terus maju.
– Ajarkan Keterampilan yang Bermanfaat
Apabila orang yang hendak kita bantu memiliki kemampuan untuk belajar, maka janganlah kita pelit untuk berbagi ilmu kita kepadanya. Ajarkan mereka suatu ilmu maupun ketrampilan yang bisa bermanfaat untuk mendapatkan penghasilan besar sehingga bisa mandiri di masa depan. Jika perlu kita bayari mereka untuk kursus atau sekolah yang sesuai dengan minat dan bakatnya.
– Bimbing dan Biayai Sekolah Anak-Anaknya
Jika orang yang akan kita bantu sulit untuk belajar dan bekerja mengikuti arahan yang kita berikan, maka sebaiknya kita fokuskan bantuan kita dengan membiayai dan memberikan beasiswa kepada anak-anaknya untuk bisa mengenyam pendidikan dengan baik.
Kita biayai pendidikan anak anaknya serta kita beri bimbingan terbaik agar kelak bisa meningkatkan taraf hidup keluarganya serta membantu orang lain yang butuh bantuan.
– Membantu yang Bersifat Mendesak
Jangan membantu dengan sesuatu yang justru akan membuat orang yang kita tolong/bantu menjadi malas untuk bekerja dengan baik. Bantulah seperlunya saja dan hentikan bantuan ketika sudah mulai terlihat normal kembali agar bisa bangkit sendiri menghadapi masalah hidupnya.
Contohnya seperti membayari biaya berobat, membayari biaya sekolah yang sudah menunggak, memberi makan orang yang kelaparan, membantu biaya renovasi rumah sederhana orang tak mampu, membayari uang kontrakan rumah orang miskin yang terancam diusir pemiliknya, dan lain-lain.
– Menanggung Biaya Hidup Secara Penuh
Untuk fakir miskin yang sudah tua renta, yang sakit sakitan, yang menyandang cacat, dan lain sebagainya yang sulit untuk bekerja mencukupi kebutuhan dirinya sendiri, maka yang bisa kita lakukan adalah menolong mereka secara penuh. Bantulah mulai dari sandang, pangan, papan dan berbagai kebutuhan penunjang lainnya. Sebagai sesama manusia memang sudah sepantasnya kita untuk saling tolong-menolong.
Janganlah kita mengharapkan balasan kebaikan di dunia, namun lakukanlah kebaikan untuk mendapatkan ridho Allah SWT. Tidak akan ada yang sia-sia dalam membantu orang lain yang sedang kesulitan. Semakin banyak kita berbuat baik dan menolong orang secara ikhlas, maka orang lain pun akan dengan senang hati membantu kita di saat kita ada masalah. Percuma kita menimbun harta setinggi langit, karena sudah pasti tidak akan kita bawa mati.
Barakallahu fiikum.. semoga bermanfaat 🙏
Disampaikan Oleh : Al-Ustadz Arfan Khoirun Halim




Leave a reply