Alhamdulillaah wa syukru lillaah kita semua sekarang sudah berada bi bulan Rajab yang mulia, yang mana pahala dilipatkan dibanding bulan bulan biasa, maka untuk itu kita bisa lebih meningkatkan kwantitas dan kwalitas ibadah kita termasuk didalamnya ibadah yang berhubungan dengan Al-Quran, baik mempelajari, membaca ataupun menghafalnya. Seperti kita ketahui bahwa Al-Quran mempunyai banyak keutamaan untuk para pecintanya diantaranya adalah sebagai berikut :
عَنْ اَبيِ هُرَيْرةَ رَضِيَ اللهُ عنهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهُ صلى الله عليهِ وَسَلَّمَ تَعَلَّموا القرآنَ فأقرؤهُ فاِنَّ مَثَلَ القُرآنِ لمِنْ تَعَلمَ فَقَرأ وَقَامَ بِهِ كَمَثلِ جِرابٍ مَحْشُوٍّ مِسْكاً تَفُوْحُ رِيْحُهُ كُلَّ مَكَانٍ وَمَثَلُ مَنْ تَعَلَّمَهُ فَرَقَدَ وَهُوَ فيِ جَوفِه كَمَثلِ جِرابِ اُوْكيَ على مِسْكٍ. (رواه الترمذي والنسائي وابن ماجه وابن حبان)
Dari Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Pelajarilah Al-Qur’an dan bacalah ia, karena sesungguhnya perumpamaan Al-Qur’an bagi orang yang mempelajarinya, lalu membacanya dan mengamalkannya adalah seperti sebuah wadah terbuka yang penuh dengan kasturi, wanginya semerbak menyebar keseluruh tempat. Dan perumpamaan orang yang belajar Al-Qur’an , tetapi ia tidur sementara Al-Qur’an berada di dalam hatinya adalah seperti sebuah wadah yang penuh dengan kasturi tetapi tertutup.” (Hr. Tirmidzi, Nasai, Ibnu Majah, dan Ibnu Hiban)
Apabila seseorang belajarAl-Qur’an dan menghafalnya, kemudian terus menerus membacanya dalam shalat tahajjud, maka keadaannya bagai botol kasturi yang terbuka tutupnya sehingga semerbak harumnya memenuhi rumah itu. Dalam keadaan yang sama, seluruh rumah juga akan dipenuhi dengan Nur dan keberkahan disebabkan bacaan Al-Qur’an seorang hafizh.
Apabila seorang hafizh itu tidur dan tidak membaca Al-Qur’an karena lalai, maka Al-Qur’an yang ada didalam hatinya masih tetap semerbak bagaikan kasturi. Tetapi karena kelalaiannya, Nur dan keberkahan itu akan terhalang dan tidak menyebar kepada orang lain. Meskipun demikian, dalam hatinya masih terdapat kasturi dari Al-Qur’an.
Semoga kita semua dimudahkan sama Allaah SWT untuk selalu membaca, mentadabburi, dan mengamalkan Al-Qur’an dengan penuh kecintaan dan kerinduan kepada Allaah SWT, yang akan mengantarkan kita pada keridhoaanNya baik di dunia dan di akhirat nanti.
Aamiin..
_______
Baarokallaahu fiikum
Jamii’an. ❤
Disampaikan oleh : Al-Ustadzah Isji Nur Hidayatullah




Leave a reply