Pepatah Arab Mengatakan :
أطلُبِ العِلْمَ مِنَ المَهْدِ إِلَى اللَّحْدِ
“Tuntutlah ilmu sejak dari buaian hingga liang lahat”
العِلْمُ بِلا عَمَلٍ كَالشَّجَرِ بِلا ثَمَرٍ
“Ilmu tanpa pengamalan itu bagaikan pohon tak berbuah”
لوْلَا العِلْمُ لَكَانَ النَّاسُ كَالْبَهَائِمِ
“Seandainya tidak ada ilmu niscaya manusia itu seperti binatang.”
Mencari Ilmu sepanjang hayat
Kewajiban mencari ilmu itu tidak memandang batasan usia, melainkan seumur hidup. Ada sebuah kata bijak mengatakan, ilmu tanpa agama buta, dan agama tanpa ilmu adalah lumpuh. Sama juga artinya bahwa pendidikan kognitif tanpa pendidikan karakter adalah buta. Hasilnya, karena buta tidak bisa berjalan, berjalan pun dengan asal nabrak. Kalaupun berjalan dengan menggunakan tongkat tetap akan berjalan dengan lambat.
Sebaliknya, pengetahuan karakter tanpa pengetahuan kognitif, maka akan lumpuh sehingga mudah disetir, dimanfaatkan dan dikendalikan orang lain, karena itu kita dituntut untuk menuntut ilmu sampai ke liang lahat.
Tuntutlah ilmu untuk kehidupan di dunia dan di akhirat. Sekecil apapun ilmu yang kita dapatkan itu sangatlah berharga. Ilmu tidak harus didapatkan disekolah atau tempat kursus, tapi bisa kita dapatkan dari pergaulan yang baik, tempat bekerja, lingkungan sekitar, maupun yang ingkungan keluarga sendiri. selain itu kita harus mempunyai metode belajar yang efektif.
Lantas, bagaimana metode belajar yang baik dan efektif? Berikut ini beberapa kiat yang dapat kita lakukan :
1. Membiasakan belajar rutin, ada atau tidaknya ujian
2. Membentuk kelompok belajar. Carilah teman yang memang serius belajar dan mau berbagi ilmu. Melalui kelompok ini, diharapkan pemahaman dan wawasan kita tentang sesuatu topik semakin matang dan mendalam.
3. Mempunyai jiwa autodidak (belajar mandiri)
4. Tidak malu bertanya kepada guru dan teman
5. Tidak tergoda untuk mencontek.
Menuntut ilmu tidak ada istilah “sudah tua”. Boleh saja pendidikan formal lewat bangku sekolah atau kuliah telah selesai, tetapi kegiatan belajar kepada siapapun dan dimanapun harus tetap dilaksanakan hingga akhir hayat, baik di keluarga dan sebagainya, tapi dari semua ini kembali pada diri kita masing-masing, tidak semua orang bisa menuntut ilmu dengan mudah, masih banyak orang yang tidak bisa menuntut ilmu sampai perguruan tinggi, jadi mumpung kita masih bisa menuntut ilmu maka ambilah kesempatan itu dengan sebaik-baiknya dengan belajar rajin dan tidak membuang waktu.
Dimanapun keberadaan ilmu, berusahalah untuk mencarinya, sekalipun sampai ke negeri Cina dan kita harus mempunyai niat yang kuat, mandiri, dan kerja keras.
Sahabat kajian online Roji Syafaat, mudah-mudahan sedikit materi yang telah disampaikan bisa bermanfaat untuk dunia dan akhirat. Syukran jazakumullahu khairan.. 🙏
Disampaikan Oleh : Al-Ustadz Arfan Khoirun Halim




Leave a reply