

Sahabat Dakwah
Dalam suatu riwayat, suatu hari Rasulullah SAW ditanya oleh sahabat perihal sedekah yang baik lalu Rasulullah menjawab "memberi air minum". Hal inilah yang tersebut dalam Hadits Nabi dari Sa’id bin Al-Musayyib, dari Sa’ad bin Ubadah, ia berkata;
يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ أَفَأَتَصَدَّقُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قُلْتُ فَأَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ سَقْيُ الْمَاءِ
Artinya :
Wahai Rasulullah, sungguh ibuku telah meninggal dunia, apakah boleh aku bersedekah atas namanya?” Jawab Nabi shallallahu alaihi wa sallam, “Iya, boleh.” Sa’ad bertanya lagi, “Lalu sedekah apa yang paling afdal?” Jawab Nabi shallallahu alaihi wa sallam, “Memberi minum air". (HR An-Nasai)
Dalam kehidupan ini, air merupakan unsur pokok bagi makhluk hidup, termasuk Kita manusia. Dengan demikian, sedekah air pastilah akan dapat memberi manfaat yang besar dan luar biasa, terlebih air minum untuk manusia.
Di lingkungan Kita, sangat banyak sekali jenis air. Namun tidak semua air bisa digunakan oleh saudara Kita untuk minum dan keperluan lainnya guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saat Kita dalam perjalanan dan sering beristirahat di masjid-masjid di pinggir jalan tidak banyak yang menyediakan air minum. Padahal dari sekian banyak musafir yang beristirahat di masjid juga tidak semuanya memiliki bekal untuk minum.
Melihat kenyataan ini dan pentingnya keberadaan air minum di masjid tempat musafir beristirahat serta masih banyaknya kebutuhan air layak konsumsi bagi panti asuhan serta pesantren, LSQ Care mengajak Sahabat Dakwah berbagi air minum dalam bentuk galon ke masjid-masjid di pinggir jalan yang banyak digunakan singgah beristirahat para musafir. Selain itu juga akan disalurkan untuk panti-panti asuhan dan pondok pesantren di Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta.
Cukup dengan Rp 5.000,- rupiah per galon, Sahabat Dakwah sudah dapat berbagi air minum (layak konsumsi) untuk ribuan anak panti asuhan, santri kader ustadz & ustadzah masa depan, dan para musafir yang sedang singgah di masjid-masjid. Sahabat dapat meniatkan sedekahnya atas nama diri sendiri maupun orang terkasih baik yang mamsih hidup maupun yang sudah meninggal sebagaimana kisah Sai'id bin Musayyib yang dikisahkan di atas.
Semoga Sahabat Dakwah selalu mendapatkan keberkahan dari Allah dalam segala aktifitasnya... Amin ya rabbal alamain...
![]()
Menanti doa-doa orang baik