Hukum kebiasanya setelah berpuasa itu akan turun berat tubuh kita. Kalaupun bertambah berat badannya, itu kemungkinan kita cuma puasa siang hari tapi memindah jadwal makan ke malam hari, ditambah menu buka puasa dan sahur yang lebih nikmat dan sehat.
Andaikata ada seseorang Ber-Niat puasa dibarengi dengan tujuan untuk diet, berarti puasanya niat untuk ibadah atau akhirat, Sementara diet adalah niat duniawi.
Maka Berikut inilah khilafiyah ulama tentang 2 niat ini:
ﻭَﺣَﻴْﺚُ ﻭَﻗَﻊَ ﺗَﺸْﺮِﻳﻚٌ ﺑَﻴْﻦَ ﻋِﺒَﺎﺩَﺓٍ ﻭَﻏَﻴْﺮِﻫَﺎ ﻛَﻤَﺎ ﻫُﻨَﺎ ﻓَﺎَﻟَّﺬِﻱ ﺭَﺟَّﺤَﻪُ اﺑْﻦُ ﻋَﺒْﺪِ اﻟﺴَّﻼَﻡِ ﺃَﻧَّﻪُ ﻻَ ﺛَﻮَاﺏَ ﻟَﻪُ ﻣُﻄْﻠَﻘًﺎ، ﻭَاﻟْﻤُﻌْﺘَﻤَﺪُ ﻛَﻤَﺎ ﻗَﺎﻟَﻪُ اﻟْﻐَﺰَاﻟِﻲُّ اﻋْﺘِﺒَﺎﺭُ اﻟﺒﺎﻋﺚ ﻓَﺈِﻥْ ﻛَﺎﻥَ اﻷَْﻏْﻠَﺐُ ﺑَﺎﻋِﺚَ اﻵْﺧِﺮَﺓِ ﺃُﺛِﻴﺐَ، ﻭَﺇِﻻَّ ﻓَﻼَ
“Jika terjadi dualisme niat antara ibadah dengan selain ibadah seperti disini (niat wudhu’ sekaligus niat mendinginkan tubuh) maka menurut Ibnu Abdissalam tidak dapat pahala sama sekali. Pendapat yang kuat disampaikan oleh Al-Ghazali bahwa jika niat akhiratnya lebih dominan (niat puasa) maka mendapatkan pahala. Jika tidak (artinya lebih dominan niat diet / mengecilkan perut) maka tidak dapat pahala” (Hasyiyah Al-Jamal, 1/108)
Tetap niat ibadah, otomatis manfaat atau kebaikan dunia seperti kesehatan akan dapat kita capai.
Semoga dengan keikhlasan niat kita, Allah SWT memberi kekuatan dalam menjalankan Ibadah di bulan Ramadan.
Aamiin
Disampaikan Oleh : Al-Ustadz Sartono




Leave a reply