Balas Dendam ketika Berbuka? Bagaimana Hukumnya
Bulan Ramadan memang berat, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa berpuasa di luar bulan Ramadan. Maka, sebagian orang yang merasa dirinya “terkekang” oleh larangan makan dan minum pada siang hari ingin “balas dendam” saat waktu berbuka tiba.
“Balas dendam” inilah yang menjadi masalah bagi masyarakat. Biasanya, seseorang akan makan apa pun yang diinginkannya tepat setelah waktu berbuka puasa. Lantas, bagaimana pandangan ulama terhadap hal tersebut?
حَدَّثَنَا مُسْلِمٌ حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ حَدَّثَنَا مَنْصُورٌ عَنْ أُمِّهِ عَنْ عَائِشَةَ: *تُوُفِّيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَ سَلَّم حِينَ شَبِعْنَا مِنَ الأَسْوَدَيْنِ التَّمْرِ وَالْمَاءِ.* (رواه البخاري)
*البخاري* : أبو عبد الله *محمد بن إسماعيل* بن إبراهيم بن المغيرة بن بَردِزبَة الجعفي البخاري
Artinya:
Dari Aisyah r.a. (w. 58 H), ia berkata, “Nabi saw. wafat ketika kami kenyang karena makan kurma dan minum air.” (H.R. Bukhari (194 H – 256 H : 62 tahun)
Imam al-Qasthallani dalam kitabnya _Irsyad al-Sari_ menjelaskan banyak hal. Di antaranya adalah maksud dari “ketika kami kenyang” dalam Hadis ini. Ibnu Umar berkata, “Tidaklah kami merasa kenyang sampai kami menaklukkan Khaibar.” Maka, yang dimaksud “ketika kami kenyang” di sini adalah kaum Muslim merasa kenyang dan terus kenyang setelah Perang Khaibar, yakni tiga tahun sebelum Nabi saw. wafat.
Dalam penjelasannya, beliau juga menjelaskan bahwa Hadis-hadis yang berada dalam satu bab dengan Hadis di atas menunjukkan kebolehan makan sampai kenyang.
Adapun riwayat lain yang menyebutkan bahwa Nabi saw. melarang makan sampai kenyang, yang dimaksud adalah kenyang yang berlebihan—sampai memberatkan perut dan menyulitkan diri untuk berdiri serta beribadah.
Maka, dalam konteks puasa ini, boleh saja seseorang makan hingga kenyang. Namun, jika “balas dendam” saat berbuka menyebabkan perut terasa berat hingga berujung tidak melaksanakan salat tarawih, maka hal itu termasuk yang dilarang oleh Nabi saw.
Wallahu a’lam
Disampaikan Oleh : Al-Ustadz Arfan Khoirun Halim




Leave a reply