Dalam Kitab Al Hikam Pasal 18, bab Menunda Amal Perbuatan Untuk Menunggu Kesempatan Yang Lebih Baik, Merupakan Tanda Kerasnya Hati
Bismillah..
احالتك الأعمال علی وجود الفراغ من رعونات النفس
“Penundaanmu akan amal kebaikan karena menanti adanya waktu senggang termasuk dari kerasnya hati”
Syaikh Ramdhan al Buthi mensyarah dengan membuat contoh berikut:
1. Ada seorang yang sedang getol menekuni bisnis dengan cara dagang. Ia selalu sibuk mengurusi bisnisnya sepanjang waktu hingga ia kurang memperhatikan kegiatan-kegiatan keagamaannya. Sering lalai dari perintah-perintah yang telah ditetapkan Allah sebelumnya. Kemudian seorang temannya mengingatkan. Tapi ia malah menghindar, seraya menyampaikan berbagai alasan yang bahkan tak masuk akal. Dia mungkin bilang begini : yang Anda tanyakan tadi sudah ada dalam plenning saya dan masuk dalam catatan agenda saya, namun bukan sekarang waktunya, tapi nanti jika saya telah sukses jadi pebisnis. Sekarang saya harus fokus pada bisnis dulu. Bila saya lewatkan kesempatan bisnis ini, saya takut tak ada lowongan bisnis lagi dikemudian hari.
2. Seorang yang dilimpahkan harta yang banyak oleh Allah. Ia menjalani roda kehidupannya dengan penuh kemakmuran. Lantas seorang temannya menegur; andainya ia menyisakan sedikit harta buat orang-orang yang membutuhkan. Mungkinkah itu dilakukan? Dia mungkin jawab gini: yang Anda katakan tadi tidak benar. Saya tak pernah lupa kewajiban-kewajiban saya terhadap kaum fakir. Saya berjanji bila bisnis yang saya tekuni sukses dan terus berkembang, saya akan menyalurkan 20% keuntungan utk faqir-miskin, tapi jangan sekarang ya. Tunggu dulu sampai nanti bisnis saya sukses besar, baru saya akan merealisasikan rencana itu.
Kalimat hikmah ini sudah sangat kita fahami, namun demikian sering kali kita lalai saat dihadapkan dengan realita kehidupan. maka mengingatkan hati dengan untaian kalimat hikmah diatas akan sangat bermanfaat untuk menjaga keistiqomahan kita dalam beramal sholih.
wallohu a’lam
Disampaikan Oleh : Al-Ustadz M. Luthfi Dzunnurrahman




Leave a reply